• Bhagavad Gita, X.8

    aham sarvasya prabhavo; mattah sarvam pravartate; iti matva bhajante mam; budha bhava-samanvitah.
    Aku adalah asal mula segalanya dan dari Aku seluruh ciptaan ini bermula. Dengan mengetahui hal ini, para bijak yang memiliki pendirian yang teguh memuja-Ku.
  • Bhagavad Gita, XII.2

    sri-bhagavan uvaca; mayy avesya mano ye mam; nitya-yukta upasate; shraddhaya parayopetas; te me yuktatama matah.
    Sri Bhagavan bersabda:
    Mereka yang memusatkan pikirannya pada-Ku dengan menyembah-Ku dan senantiasa bersungguh-sungguh serta memiliki keyakinan yang sempurna, merekalah yang Aku anggap paling sempurna dalam yoga.
  • Bhagavad Gita, IV.33

    sreyan dravya-mayad yajnaj; jnana-yajnah parantapa; sarvam karmakhilam partha; jnane parisamapyate.
    Ilmu pengetahuan sebagai yajna, lebih unggul dari pada yajna material apapun, wahai Paramtapa (Arjuna), karena segala kegiatan kerja tanpa kecuali memuncak dalam kebijaksanaan, wahai Partha (Arjuna).
  • Bhagavad Gita, IX.30

    api cet su-duracaro; bhajate mam ananya-bhak; sadhur eva sa mantavyah; samyag vyavasito hi sah.
    Walaupun seandainya orang yang terjahat sekalipun, memuja Aku dengan pengabdian yang tak tergoyahkan, ia harus dianggap sebagai orang bajik, karena ia telah memutuskan jalan yang benar.

OM SWASTYASTU

Selamat datang diwebsite resmi Banjar Suka Duka Hindu Dharma Bogor.

Website ini sebagai media online untuk sharing antar umat Hindu sedharma mengenai seluruh aktivitas Banjar Hindu Bogor.

Selengkapnya

Keuntungan Ikut Berbanjar

Ada banyak keuntungan dalam ikut berbanjar di Banjar Hindu SDHD Bogor, diantaranya:

  1. Mendapatkan komunitas dan keluarga baru
  2. Merasa menyame braye (sama dalam suka maupun duka)
  3. Aktif melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan
  4. Saling asah dan saling asuh
  5. Merasa dekat dengan keluarga meskipun jauh diperantauan

Tujuan Banjar Hindu Bogor

Banjar Hindu Bogor memiliki beberapa tujuan, diantaranya:

  1. Menghimpun umat Hindu dalam melaksanakan Kegiatan Keagamaan, Pengembangan Pendidikan Agama, Pengembangan Seni Budaya dan Kegiatan Sosial Kemasyarakatan
  2. Membina, menjaga, memelihara dan memperkuat rasa kekeluargaan, persaudaraan, persatuan-kesatuan dan kerukunan serta keharmonisan
  3. Membangun kesadaran beragama, bermasyarakat dan berbudaya melalui peningkatan kecerdasan intelektual, moral, dan spiritual
  4. Mengembangkan kesetiakawanan sosial, gotong royong, dan tolong-menolong dalam keadaan suka maupun duka
  5. Mengadakan kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah dan swasta.

Berita & Artikel Terbaru

PEMIMPIN SAKTI DAN BHAKTI

Oleh: Ketut Adiana Bintaro, 2 Nopember 2018 Kalau kita memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan maka hampir semua cabang ilmu berkembang mengikuti...
Read More

MULAILAH MEMBACA KITAB SUCI UNTUK YANG BELUM MULAI: Bagian-3

Oleh: Wayan Gemuh Kertaraharja   Om Swastyastu,   Astungkare, bagian-3 ini merupakan bagian akhir dsri 3 tulisan pendek, akan memaparkan...
Read More

MULAILAH MEMBACA KITAB SUCI UNTUK YANG BELUM MULAI: Bagian-2

Oleh: Wayan Gemuh Kertaraharja   Om Swastyastu,   Di bagian pertamadari tulisan bersambung ini, setelah kita mengetahui bahwa Hindu memiliki...
Read More

MULAILAH MEMBACA KITAB SUCI UNTUK YANG BELUM MULAI: Bagian-1

Oleh: Wayan Gemuh Kertaraharja   Om Swastyastu   Om saha nāvavatu Saha nau bhunaktu Saha vīryam karavāvahai Tejasvi nāvadhītamastu Mā...
Read More

Mahasiswa Hindu Juara Umum Gebyar Nusantara IPB 2018

Organisasi Mahasiswa Hindu / Bali IPB untuk kesekian kalinya mampu menyabet gelar Juara Umum pada acara Gebyar Nusantara (festival budaya,...
Read More
Mahasiswa Hindu Juara Umum Gebyar Nusantara IPB 2018

DANA PUNIA KEMANUSIAAN

Oleh: Ketut Adiana 05 Oktober 2018   Waktu bersekolah di sekolah dasar saya diajari bahwa Indonesia terletak pada posisi yang...
Read More

Aktualisasi  KARMA YOGA  dalam  NGAYAH

Oleh: Ketut Adiana Bogor, 1 Oktober 2018.   Gotong Royong adalah sebuah kata yang sudah biasa didengar oleh telinga kita....
Read More
Aktualisasi  KARMA YOGA  dalam  NGAYAH

AKTUALISASI KONSEP TRI MURTI DALAM KEHIDUPAN NYATA

Oleh: I Wayan Suastika, Bogor Tiidak ada seorangpun diantara kita yang dapat membantah bahwa kehidupan di dunia ini memang sangat...
Read More
AKTUALISASI KONSEP TRI MURTI DALAM KEHIDUPAN NYATA

SANG MENTIMUN

SANG MENTIMUN – Dharma Wacana Puja Wali Pura Giri Kusuma Bogor Purnama Kapat, 24 September 2018   Wayan Gemuh K....
Read More
SANG MENTIMUN

Makna Mebanten Saiban dalam Tradisi Hindu-Bali

Mebanten Saiban atau Ngejot merupakan suatu tradisi Hindu di Bali yang biasa dilakukan setiap hari setelah selesai memasak di pagi hari. Mesaiban / Mejotan juga...
Read More
Makna Mebanten Saiban dalam Tradisi Hindu-Bali

PENGURUS BANJAR (Selengkapnya)

Sebaran Pura di Bogor