Oleh: Ketut Adiana Bintaro, 2 Nopember 2018 Kalau kita memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan maka hampir semua cabang ilmu berkembang mengikuti jamannya. Tidak ketinggalan ilmu kepemimpinan yang sangat dibutuhkan dari masa kemasa. Sebuah organisasi tidak akan berjalan bagus sebagaimana mestinya tanpa dipimpin oleh seseorang yang memahami ilmu bahkan seni kepemimpinan. Sebuah negara akan kacau kalau tidak dipimpin oleh orang-orang yang cakap dalam menerapkan ilmu kepemimpinan sesuai dengan keadaan negara saat mereka memimpin. Saat ini seorang pemimpin juga harus mampu memberi teladan yang baik kepada orang-orang yang dipimpinnya.Teladan disiplin, pengendalian diri, fokus menangani pekerjaan dengan tidak lupa selalu berdoa agar organisasi atau negara yang dipimpinnya mencapai tujuannyaSelengkapnya. . .

Yth Bapak Ibu warga Banjar SDHD Bogor Om Swastiastu Atas musibah gempa dan tsunami yg melanda wilayah Palu, Donggala dan sekitarnya, kami mengajak Bapak Ibu untuk membantu para korban, khususnya umat Hindu di wilayah tersebut. Bantuan akan disampaikan melalui pengurus pura yang ada di Palu atau sekitarnya. Bantuan Bapak Ibu berupa uang dapat disalurkan melalui: 1. Ketua tempek masing-masing 2. Bendahara Banjar SDHD Bogor, Rekening BCA No 0950453184 a.n. I Made Suharsayasa, mohon setelah transfer konfirmasi kpd Bp Made Suharsayasa no Hp 0813 8878 7597. Kami harapan bantuan sudah terkumpul paling lambat akhir bulan Oktober 2018. Atas perhatian Bapak Ibu kami haturkan terima kasih. OmSelengkapnya. . .

Oleh: Ketut Adiana Bogor, 1 Oktober 2018.   Gotong Royong adalah sebuah kata yang sudah biasa didengar oleh telinga kita. Dan kitapun sering melakukan kegiatan gotong royong itu. Belakangan kegiatan gotong royong makin jarang kita lihat, mungkin karena kepentingan individu makin menonjol. Namun semangat gotong royong itu semestinya harus terus dipupuk. Ngayah adalah kegiatan kerja gotong royong yang didasari dengan semangat  kesukarelaan dan keikhlasan (lascarya). Ngayah biasanya dilakukan oleh sekelompok orang, tua muda, laki perempuan tanpa batasan umur dan umumnya dilakukan untuk sebuah kegiatan di Banjar atau Pura. Ambil contoh untuk kegiatan persiapan Pujawali atau Piodalan atau Odalan di sebuah pura. Laki perempuan, tua mudaSelengkapnya. . .

SANG MENTIMUN – Dharma Wacana Puja Wali Pura Giri Kusuma Bogor Purnama Kapat, 24 September 2018   Wayan Gemuh K.   Para pinandita lanang istri yang saya sucikan, Para sesepuh umat yang saya muliakan, Para pengurus organisasi keumatan yang saya hormati, Umat sedharma yang berbahagia.   Om Swastyastu, Sambil Bapak/Ibu semeton sami menerima waranugraha dari Hyang Widhi Wasa serta dari Ida Betara Sesuhunan berupa tirta wangsuhpada, saya akan mengisi kesempatan ini dengan dharmawacana, sesuai yang ditugaskan oleh panitia pujawali. Apa yang saya sampaikan nanti adalah berdasarkan apa yang saya pahami, sehingga bilamana nanti ada hal-hal yang tidak tepat ataupun keliru, dengan rendah hati saya mohonSelengkapnya. . .

Ada kewajiban tidak tertulis bahwa setiap pujawali di Pura Giri Kusuma, maka akan ada sesi simakrama warga banjar, biasanya setelah jeda atau istirahat “ngayah” atau kerja bhakti dalam rangka pelaksanaan Pujawali. Simakrama penting guna menyelaraskan rencana pengurus, panitia dan warga berkenaan dengan kegiatan Pujawali dan/atau kegiatan lainnya berkenaan dengan suka duka dalam lingkup Banjar Bogor. Pada Hari Minggu, 16 September 2018 ini kembali dilaksanakan simakrama yang mengambil tempat di Madya Mandala Pura Giri Kusama. Hadir dalam kegiatan ini adalah Pinisepuh, Pengurus Banjar Bogor, PHDI Kota Bogor, WHDI Kota Bogor,  Ketua Panitia dan perwakilan Tempek di lingkungan Banjar Bogor. Kegiatan Pujawali XX tinggal seminggu lagi, kerjaSelengkapnya. . .