Oleh: I Wayan Suastika, Bogor Tiidak ada seorangpun diantara kita yang dapat membantah bahwa kehidupan di dunia ini memang sangat dinamis.. Perubahan terjadi dengan sangat cepat. Dengan kemajuan teknologi (komunikasi), jarak bukan lagi merupakan halangan bagi siapapun di belahan bumi ini untuk dapat berkomunikasi satu dengan yang lain. Kegagalan sepertinya sudah menghadang di depan mata bila seseorang tidak mampu untuk beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi. Dengan rumus yang sama perikehidupan dalam beragama Hindu juga mengalami pergeseran atau penyesuaian terus menerus, suatu  “reaktualisasi diri”  dalam menyikapi perubahan yang telah, sedang dan akan terjadi. Pertanyaannya adalah, bagaimana umat Hindu menyikapi perubahan yang terjadi agar tetap bisa eksisSelengkapnya. . .

Ada kewajiban tidak tertulis bahwa setiap pujawali di Pura Giri Kusuma, maka akan ada sesi simakrama warga banjar, biasanya setelah jeda atau istirahat “ngayah” atau kerja bhakti dalam rangka pelaksanaan Pujawali. Simakrama penting guna menyelaraskan rencana pengurus, panitia dan warga berkenaan dengan kegiatan Pujawali dan/atau kegiatan lainnya berkenaan dengan suka duka dalam lingkup Banjar Bogor. Pada Hari Minggu, 16 September 2018 ini kembali dilaksanakan simakrama yang mengambil tempat di Madya Mandala Pura Giri Kusama. Hadir dalam kegiatan ini adalah Pinisepuh, Pengurus Banjar Bogor, PHDI Kota Bogor, WHDI Kota Bogor,  Ketua Panitia dan perwakilan Tempek di lingkungan Banjar Bogor. Kegiatan Pujawali XX tinggal seminggu lagi, kerjaSelengkapnya. . .